Rabu, 27 Juli 2011

Pengantar

Semua bermula dari sini,
Langkah akan berakhir...
Senyuman manis pahit terukir
Jiwa raga menangis bagai petir
Kiasan mega menjerang kerangkang
Keinginan bukanlah tujuan lagi.

Aku bersaksi,
Untuk Tuhan...Bangsa dan Almamater.

Kamis, 07 April 2011

Telaga

Iya, kalau ternyata benar.
Kalau ternyata tidak?
Kalau memang dia juga sama, bisakah Kau tunjukkan?
Ah, mungkin aku terlalu banyak melihat imajinasi.
Jadi begini.
Kalau boleh jujur, aku juga mau merasakannya.
Sekali saja.
Sekali sebelum ruh meninggalkan jasadku ini.

Jumat, 25 Maret 2011

Berdua dengan Telinga

Tik tok.
Tik tok.
Sepi.

Senin, 10 Januari 2011

Jeritan Wanita Normal

Aku merasakan ini hampir di setiap sepertiga malamku
Apakah kerinduanku dan kerinduannya
semakin merapat?

Aku membayangkan,
Alangkah damai dan nyamannya,
berada di pelukannya,
punggungku hangat, nyaman…

Kuteteskan air mata kerinduanku…
Ya Tuhan…
Aku akan sabar…
Sabar menanti hingga pintu halal telah terjabar
Aku akan sabar…
Menanti kabar untuk dilamar

Aku ini sedang rindu..
Rindu pada mempelai priaku..

Aku menantinya di tiap lepas tahajjudku
Tersujud dalam jeritan qolbu perindu..
Rindu akan..pemilik tulang rusukku..