Panjang.
Terlalu panjang.
Kandang reyot disebelah janin beku itu...
Sulit.
Hhh, tak perlu kau bayangkan.
Bayangkan saja, nyalimu menciut diantara gesekan dua roda yang saling meng-aus-i
Jujur, aku masih malu.
Aku tidak marah.
Tak juga kecewa.
Hahahaha, aku memang begini.
Pandang jauh saja wajah wajah yang saling khusyuk menggali air wajah mereka satu sama lain.
Menakjubkan. Mataku tidak perih.
Sama saja seperti mereka.
Bedanya, gumpalan daging yang ada dibawah dadaku terasa perih.
Sedangkan, gumpalan yang ada pada mereka, berdenyut-denyut, seperti bayi yang baru lahir.
Rasanya asam.
Tapi terkadang.... terlalu manis. Sampai-sampai, aku takut pada papilaku sendiri.
Aku takut salah mengecap.
Terlanjur.
Basah.
Sangat basah.
Dibawah sini. Disana.
Terlalu panjang.
Terlalu panjang.
Kandang reyot disebelah janin beku itu...
Sulit.
Hhh, tak perlu kau bayangkan.
Bayangkan saja, nyalimu menciut diantara gesekan dua roda yang saling meng-aus-i
Jujur, aku masih malu.
Aku tidak marah.
Tak juga kecewa.
Hahahaha, aku memang begini.
Pandang jauh saja wajah wajah yang saling khusyuk menggali air wajah mereka satu sama lain.
Menakjubkan. Mataku tidak perih.
Sama saja seperti mereka.
Bedanya, gumpalan daging yang ada dibawah dadaku terasa perih.
Sedangkan, gumpalan yang ada pada mereka, berdenyut-denyut, seperti bayi yang baru lahir.
Rasanya asam.
Tapi terkadang.... terlalu manis. Sampai-sampai, aku takut pada papilaku sendiri.
Aku takut salah mengecap.
Terlanjur.
Basah.
Sangat basah.
Dibawah sini. Disana.
Terlalu panjang.