bulan telah pingsan
di atas kota
tapi tak seorang menatapnya!
kalau hari sudah malam
ke mana lagi kita berjalan
di luar hujan berhamburan
di kamar dosa bermekaran
dan tiap kuingat asmaMu
mampir di telingaku
kubuka jendela tubuhku lebar lebar
agar kalimat sajakku tak hanya jadi udara
tak cuma jadi kata kata
siapa menolongku siapa menolongku
jikalau tubuh tulang belulangku
patah hanya jadi tanah
jatuh hanya jadi bunga
tubuhku berbunga dosa
tubuhku berbunga dosa!
tidakkah tiap mengingatMu
tubuhku menjadi tanganMu
tubuhku menjadiMu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kesempatan tidak akan datang dua kali. Bicarakan apa yang ingin dibicarakan.